Tips dan Artikel

4 Hal yang Harus Dijauhi Saat Baru Memulai Bisnis

2019 August 16 04:11

Sebagian besar dari kita percaya kalau memulai bisnis membutuhkan orang dengan karakter tertentu. Mungkin seseorang itu sudah punya bakat pengusaha atau dalam pikiran dan kesehariannya sudah memiliki jiwa pengusaha. Selain itu, mungkin kita berpikir kalau memulai usaha atau bisnis harus memiliki koneksi atau jaringan terlebih dahulu. Namun, tak semua kemungkinan benar. Disebutkan kalau setiap orang dapat memulai bisnis secara bertahap dari bisnis kecil, apapun profesi orang tersebut.

Berikut adalah empat hal yang membuat kendala saat YPagers akan memulai bisnis kecil:

Ketakutan

Misalkan, alih-alih YPagers percaya tidak punya cukup uang untuk memulai bisnis, kamu malah bisa berkata kepada diri sendiri “saya akan mencari dana untuk memulai bisnis baru ini”. Kemudian ada ketakutan kalau YPagers tidak memiliki kharisma dan membuat orang bekerja untuk kamu atau belum mampu menarik pelanggan. Coba berkata kepada diri sendiri “saya akan terbuka untuk belajar dengan cara-cara baru agar terlibat dengan orang”.

Oleh karena itu, ubahlah pola pikir dari ketakutan menjadi pola pikir percaya terhadap diri sendiri. Bagi YPagers calon pengusaha, ketakutan mungkin muncul. Misalkan tidak punya cukup modal, tidak tahu banyak mengenai bisnis, dan tidak memiliki koneksi. Ubahlah kekhawatiran tersebut menjadi pola pikir yang percaya pada kemampuan diri sendiri.

Butuh gelar sarjana dan sertifikat

Ini adalah mitos besar kalau memulai bisnis perlu sertifikasi tambahan untuk pemasaran dan gelar magister dalam bidang ekonomi. Cara terbaik belajar memulai bisnis ialah lewat pengalaman. Selain itu, mungkin YPagers berpikir untuk memulai bisnis yang sudah akrab denganmu. Ini tidak berarti harus sesuai dengan pekerjaan yang digeluti sekarang, tidak selalu seperti itu. YPagers bisa memulai bisnis dari suatu bidang atau hal yang YPagers sukai. Jadi lewat pengalaman dan pengetahuan mengenai bisnis, akan menjadi dorongan untuk terus mewujudkan cita-cita memulai bisnis dan mengembangkannya.

Semua menjadi sempurna sebelum dimulai

Salah satu mitos ketika memulai bisnis kalau YPagers harus memiliki apa yang sudah dibutuhkan untuk menjalankan bisnis. Mulai dari rencana bisnis, pengembangan melalui media sosial, analisa profesional soal pasar, tim, dan yang lainnya. Kadang orang percaya hal tersebut harus dimiliki 100 persen sebelum menjalani bisnis.

Padahal mungkin saja YPagers memiliki takut gagal sehingga mengkhawatirkan kalau saat memulai bisnis harus sempurna. Oleh karena itu, bertanya kepada diri sendiri, apakah orang lain ketika memulai bisnis juga telah menetapkan syarat yang juga ditetapkan? Selain itu tanyakan kepada diri sendiri ketika memulai bisnis, antara lain bagaimana YPagers akan membantu orang lain dalam bisnis ini? Siapa yang akan menjadi klien ideal? Apa pengalaman yang akan didapatkan?

Berpikir positif

Untuk meraih kesuksesan termasuk memulai bisnis membutuhkan suatu gairah dan energi melakukan hal yang sudah dicita-citakan dan diinginkan termasuk memulai bisnis. Jadi ketika memulai bisnis penting untuk mengetahui apa bisnis yang akan dibangun. Tentukan apakah YPagers benar-benar mencintai dan memiliki gairah untuk melakukannya, kemudian fokus terhadap tujuan. Hal itu membantu untuk mengurangi pikiran negatif. Melepaskan pikiran negatif bukan berarti kalau bisnis itu harus meninggalkan rencana, pemasaran, dan sebagainya. Namun coba lepaskan pikiran negatif, kemudian fokus lah untuk bertahap menjalani bisnis yang akan dijalani. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat dan semangat jalani proses untuk menjadi pengusaha, YPagers!

copyrights © 2018 MDMedia.   All rights reserved.