Tips dan Artikel

7 Kuliner Tradisional Yang Mulai Langka, Berani Berinovasi Dengan Peluang usaha UMKM Ini?

2018 August 15 19:10

Sudah bukan rahasia lagi kalau kuliner di Indonesia terkenal dengan aneka rasa serta rempah-rempah yang ada. Hal ini disebabkan karena banyaknya suku serta budaya dan tradisi, sehingga tercipta banyak kuliner khas daerah masing-masing.

Sayangnya, ada beberapa kuliner khas Indonesia yang mulai langka dan terancam punah. Padahal jika tetap dilestarikan dan dikembangkan mengikuti pasar modern saat ini, maka akan tercipta sebuah peluang usaha baru yang bisa dikatakan cukup menguntungkan.

Untuk melestarikan sekaligus memberikan referensi peluang usaha Bagi Sobiz semua, berikut YellowPages telah merangkum 7 kuliner langka Indonesia yang hampir punah tersebut. Antara lain:

1. Sayur Babanci, Kuliner Khas Betawi

Masih sedikit orang yang tahu bahwa sayur babanci ini dulunya sering disajikan untuk hari- hari besar di kultur betawi. Meskipun namanya “Sayur” tapi faktanya tidak ada sama sekali sayuran di kuliner yang satu ini. Malahan Sobiz hanya akan menemukan daging sapi yang dicampur dengan kelapa muda, petai, serta campuran kuah asam dan santan. Sayangnya bahan baku yang sulit dicari di pasaran adalah penyebab langkanya kuliner ini. Tapi, jika Sobiz berniat untuk mencarinya secara teliti, mungkin bisa menemukannya di pasar-pasar tradisional.

2. Bubur Bassang, Kuliner Khas Makassar

Bubur yang satu ini terdiri dari jagung pulut atau jagung ketan, ditambah dengan santan, tepung terigu, gula dan garam. Lain halnya dengan jenis kuliner lainnya yang langka karena bahan baku yang cukup sulit, bubur bassang ini menjadi langka karena sudah sangat sedikit orang yang menjualnya. Bagaimana dengan kamu Sobiz? Apakah berminat untuk mengulang kesuksesan penjualan bubur Bassang seperti zaman dahulu? Tentu saja dengan konsep yang disuaikan dengan masa sekarang.

3. Gulo Puan, Kuliner Khas Palembang

Memiliki rasa yang manis, kuliner dari Palembang ini berbahan dasar susu kerbau (bukan susu sapi) dan gula pasir yang dimasak secara bersamaan. Tentu saja yang membuatnya semakin langka adalah susu kerbau yang sulit untuk didapatkan sekarang ini. Kecuali jika Sobiz berminat untuk beternak kerbau kemudian mengambil susunya. Ini akan menjadi sebuah peluang usaha baru yang sangat bagus.

4. Kue Rangi, Kuliner Khas Betawi

Budaya Betawi memang dikenal dengan banyaknya ragam jajanan yang dimiliki. Termasuk kue rangi yang sudah sulit ditemukan sekarang ini. Kue rangi berbahan dasar tepung kanji dan kelapa parut, yang dipanggang menggunakan kayu bakar ataupun arang, kemudian diberi topping larutan kental gula merah yang membuatnya semakin gurih untuk dinikmati. Bagaimana, berminat untuk mengulang kesuksesan penjualan jajanan ini, Sobiz?

5. Pecel Semanggi, Kuliner Khas Surabaya

Sesuai namanya, makanan khas Surabaya ini menggunakan bahan baku daun atau rumput semanggi. Meskipun namanya pecel, tapi ternyata tidak serupa dengan pecel kebanyakan. Karena di bagian bumbunya diberi tambahan petis serta ketela rambat.

Untuk menambah rasanya, biasanya pecel semanggi ini akan ditambahkan dengan rebusan kecambah serta kerupuk uli. Menariknya, kerupuk uli inilah yang akan dijadikan sendoknya. Yang membuat kuliner ini semakin langka adalah karena bahan bakunya yang semakin sulit didapat di pasaran, yakni rumput semanggi.

Namun jika Anda berminat untuk membangun kembali peluang usaha kuliner ini, maka Sobiz bisa saja mencoba mencarinya langsung di daerah asalnya, Surabaya.  

6. Mie Lethek, Kuliner Khas Bantul Yogyakarta

Tak banyak yang tahu tentang kuliner yang satu ini. Padahal di zaman dahulu di tempat asalanya Bantul, kuliner ini begitu populer di berbagai lapisan masyarakat. Mie lethek sendiri dikatakan begitu lantaran warna mie yang terkesan kusam dan sekilas terlihat tidak menarik. Padahal rasanya terbilang cukup enak bagi orang Indonesia.

Untuk bahan bakunya sendiri terbuat dari tepung tapioka yang pengolahannya dilakukan secara manual tanpa menggunakan bahan pengawet. Dengan demikian, mie lethek ini kerap dijadikan olahan mie goreng, mie pedas dan lain sebagianya. Jadi bagaimana dengan Sobiz, berniat menghidupkan kembali peluang usaha ini?

7. Grontol Jagung, Kuliner Khas Jawa Tengah

Terbuat dari paduan jagung dan parutan kelapa serta gula, menjadikan kuliner khas Jawa Tengah ini sempat sangat populer di masa nya. Rasa dari grontol jagung ini terkenal sangat gurih dan manis. Sayangnya kuliner seperti ini mulai tergeser berkat adanya makanan barat sebagai saingannya seperti popcorn dan lain sebagainya.

Jadi, jika Sobiz cukup berani berinovasi dengan mengangkat tradisionalitas tapi tetap terkesan modern, maka Sobiz bisa membangkitkan kembali peluang usaha yang satu ini.

Itulah tadi 7 kuliner tradisional yang sudah mulai langka di Indonesia. Akan tetapi jika Sobiz cukup smart dalam berinovasi dan berkreasi, maka kuliner-kuliner ini bisa dihidupkan kembali dan memiliki potensi pasar yang cukup besar. Terbukti dengan pola masyarakat Indonesia yang sangat menyukai jajanan.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang tips dan trik seputar menjalani bisnis yang smart dan sukses, maka Sobiz bisa langsung mengunjungi www.YellowPages.co.id dan temukan juga solusi tepat dari berbagai masalah bisnis yang Sobiz jalankan. Jadi, tunggu apalagi? Mulailah bisnis secara smart dengan bergabung bersama YellowPages sekarang juga! 

Artikel Terkait

  • Tidak ada data

copyrights © 2018 MDMedia.   All rights reserved.