Tips dan Artikel

Art of Smartbisnis: Berawal Dari Hobi Memelihara Iguana, Hingga Berubah Menjadi Bisnis Mancanegara

2018 August 04 21:51

Kebanyakan dari kita tentu sepakat bahwa melakukan hobi yang mampu menghasilkan adalah hal yang paling dicari. Karena dengan menjadikan hobi sebagai sebuah peluang usaha, kita pun dapat menjalankannya dengan hati yang senang, penuh kreatifitas dan pikiran yang jernih untuk menghasilkan banyak uang.

Seperti halnya yang dilakukan oleh seorang pria dari Dusun Kaotan, Desa Sumberejo, Kecamatan Lamongan, bernama Yuniar Setiawan. Sejak tahun 2012, ia gemar dan hobi  memelihara binatang iguana.

Awalnya, ia memelihara 2 ekor iguana, tak berapa lama kemudian menghasilkan 70 hingga 80 telur. Dari sinilah, Yuniar melihat adanya potensi peluang usaha yang bisa digeluti dari memelihara iguana tersebut. Tak tanggung, akhirnya ia pun kini sukses beternak 120 ekor iguana, di mana 90 ekor merupakan anakan dan 30 ekor lainnya adalah indukan.

Menurut Yuniar, satu hal yang harus diperhatikan dalam beternak iguana adalah pengawasan dan kebersihan kandang. Termasuk dalam hal memperhatikan suhu udara sekitar ketika iguana tersebut hendak menetaskan telur-telurnya. Tak hanya itu, pada saat proses hendak bertelur, perawatan serta makanan iguana juga harus diperhatikan secara detail.

Lebih lanjut Yuniar juga mengatakan bahwa iguana tergolong hewan yang mudah untuk dicari pakanannya.

“Ternak iguana tergolong mudah, karena pakan yang digunakan juga tergolong mudah seperti misalnya sayuran kangkung, buah papaya, hingga berbagai bunga-bungaan,” ujarnya.

Yuniar juga mengatakan bahwa memang saat ini harga dari iguana bisa dikatakan cukup mahal bila dibandingkan dengan hewan lainnya. Namun ia tetap yakin bahwa pecinta iguana masih banyak di Indonesia dan juga di luar negeri. Sehingga membuatnya yakin untuk menggeluti peluang usaha seperti ini.

Untuk harga sendiri, ia membocorkan kisaran iguana yang saat ini beredar di pasaran. Menurutnya harga tersebut masih terbilang cukup bervariasi. Mulai dari ratusan ribu hingga mencapai jutaan rupiah per ekornya.

Untuk anakan sendiri, kisaran harganya bisa mencapai Rp600 ribu hingga Rp3 juta. Khusus untuk jenis iguana seperti red albino, maka harga anakannya sendiri bisa mencapai hingga Rp30 juta.

Proses ternak yang dilakukan Yuniar pun tergolong unik. Ia beternak iguana dengan cara membuatkan koloni, di mana satu kandang hanya berisi 5 hingga 7 ekor iguana saja dan

dipisahkan berdasarkan jenis-jenis spesiesnya. Hingga saat ini, Yuniar telah berhasil beternak iguana spesies albino,  green poss het albino, blueaxanthic, red poss het albino, banana spineytail, hingga rhinoceros iguana.

Yuniar juga membagikan sedikit tips tentang caranya membedakan antara iguana jantan dan iguana betina.

“caranya cukup mudah, dari fisik saja kita sudah bisa membedakannya. Yang jantan itu kepalanya lebih besar dan memiliki femoral di kaki belakangnya. dan Untuk musim kawin dari iguana adalah 4 bulan sebelum musim hujan dan akan mulai bertelur ketika sudah memasuki musim penghujan tersebut,” tutupnya.

Bagaimana dengan Sobiz? Apakah Sobiz merupakan salah satu pencinta reptil juga? Jika iya, maka tak ada salahnya untuk menjadikan hobi Sobiz tersebut sebagai salah satu potensi peluang usaha yang menjanjikan.

Bagaimana cara mengubah hobi menjadi sebuah peluang usaha yang menjanjikan tersebut? Maka Sobiz bisa bergabung bersama YellowPages dan temukan berbagai macam informasi serta bantuan untuk mendukung usaha yang Sobiz jalankan.

Segera kunjungi YellowPages dan temukan solusinya sekarang juga!   

Artikel Terkait

  • Tidak ada data

copyrights © 2018 MDMedia.   All rights reserved.