Tips dan Artikel

Art Of Smartbisnis: Hanya Jualan Gorengan Pemuda Ini Mampu Hasilkan Rp 120 Juta Per Bulan

2018 July 06 16:34

Sepertinya, tidak ada orang Indonesia yang tidak mengenal gorengan. Ya, semua kalangan di Indonesia pasti pernah mencicipi makanan yang satu ini. Bahkan di setiap sudut kota-kota di Indonesia, Anda bisa menemukan penjual gorengan di sana. Gorengan sepertinya telah mendarah daging dalam kultur masyarakat Indonesia.

Tingkat kepopuleran gorengan inilah yang ditangkap cukup baik oleh Riyadh Ramadhan dengan mengubahnya menjadi sebuah peluang usaha yang sangat menjanjikan. Kisah sukses Riyadh berawal dari tahun 2009, kala usianya masih 16 tahun dan berada di bangku SMA. Dengan sigap Riyadh menangkap potensi dari camilan kesukaan masyarakat tersebut.

Lebih lanjut Riyadh mengatakan bahwa kecintaannya akan bisnis sudah terlihat sejak dirinya berada di Sekolah Dasar. Ia mengakui bahwa salah satu motivasinya dalam berbisnis adalah orang tuanya yang juga seorang pengusaha dalam mengembangkan dan mengelola sebuah lembaga pendidikan.

Saat SMA, Riyadh yang ternyata juga hobi memasak, langsung berfikir bahwa bisnis gorengan memiliki potensi besar untuk menjadi sebuah peluang usaha dan menghasilkan banyak keuntungan. Dimulai dari yang paling kecil, Riyadh pertama kali memberanikan diri untuk menjual gorengan kepada teman sekolahnya secara langsung.

“Saya melihat sendiri di Surabaya itu ada banyak sekali orang yang jualan gorengan. Lalu saya mulai berfikir, kenapa saya tidak membuatnya sendiri?” terang Riyadh.

Singkat cerita, Riyadh menjalankan bisnis gorenganya di sekolah dalam kurun waktu hampir setahun. Dan selama setahun itu pula, Riyadh merasa bahwa berjualan gorengan yang ia lakukan semakin laris. Sehingga pada akhirnya, ia memutuskan untuk membuka sebuah kafe gorengan di sebuah mall.

Lewat keuntungan yang didapatnya selama satu tahun tersebut dan ditambah suntikan dana dari orangtuanya, Riyadh akhirnya berhasil membuka sebuah kafe gorengan di sebuah mall yang berada di Surabaya dengan nama Go Crunz. Tak hanya gorengan, Riyadh mulai menjajal menu makanan lain seperti kentang, jamur, aneka ayam dan otak-otak, termasuk berbagai aneka minuman.

Mendapatkan keuntungan hingga Rp 120 juta per bulan

Untuk gorengan yang ia pasarkan, Riyadh mematok harga sekitar Rp 6.000 hingga Rp. 9.000 per kotak, di mana satu kotak bisa berisi empat hingga lima gorengan. Dengan perhitungan seperti itu, tak perlu waktu lama bagi Riyadh untuk membuka dua cabang baru.

Lewat tiga gerai kafe gorengan yang dimiliki, Riyadh mampu menghasilkan total keuntungan sekitar Rp 120 juta per bulannya, dengan perhitungan laba sekitar 40% dari omzet. Dan sejak tahun 2010 yang lalu, Riyadh setuju untuk membuka sistem kemitraan usaha.

Alhasil, sedikitnya ada 12 gerai usaha yang berada di berbagai kota besar di Indonesia seperti Jakarta, Bekasi, Balikpapan, dan Malang.

Saat ditanya mengenai harapannya ke depan tentang bisnisnya tersebut, Riyadh menjawab secara singkat bahwa ia ingin memasarkan produknya lebih jauh lagi, yakni skala internasional.

“Ya untuk ke depannya saya ingin bisnis gorengan ini bisa go internasional,” ungkapnya.

Dan berkat kesuksesan yang dimilikinya, Riyadh Ramadhan berhasil mendapatkan penghargaan dari Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah sebagai Enterprenur Termuda tahun 2010.

Ingin sukses dalam menemukan peluang usaha seperti Riyadh? Atau ingin mengembangkan bisnis UMKM Anda menjadi lebih besar dan lebih sukses lagi? Mari bergabung bersama YellowPages dan temukan berbagai solusi dari segala permasalahan bisnis Anda.

 Segera kunjungi website: YellowPages dan jadilah wirausahawan sejati serta sukses meraih keuntungan!

Artikel Terkait

  • Tidak ada data

copyrights © 2018 MDMedia.   All rights reserved.