Tips dan Artikel

Art of Smartbisnis: Tak Lulus SD Tapi Menghasilkan Omzet Rp 1,5 M Per Bulan

2018 July 20 11:34

Siapa saja bisa meraih kesuksesan lewat berbagai peluang usaha tanpa harus melihat latar belakangnya. Sepertinya hal inilah yang telah dialami oleh Sanawi, pria kelahiran Blora Jawa Tengah yang berhasil meraih kesuksesan dengan membangun sebuah usaha es krim di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, meskipun ia hanya seorang lulusan sekolah dasar. Menariknya, omzet dari berjualan eskrim bisa mencapai Rp 1,5 miliar per bulannya.  

Namun kisah sukses Sanawi tidak datang begitu saja. Lelaki yang awalnya tidak bisa membaca dan menulis ini dulunya hanyalah seorang penggembala sapi milik orang lain di kampungnya, untuk mencari nafkah sehari-hari. Namun begitu ia beranjak remaja, tepatnya ketika berumur 16 tahun, Sanawi membulatkan tekad untuk merantau ke Jakarta.

Dengan hanya bermodalkan Rp 7.500 kala itu, ia pun akhirnya berangkat menuju ibukota. Sesampainya disana, Sanawi pun harus bergelut dengan menjadi seorang kuli bangunan waktu itu dan mengerjakan proyek pengecetan antar perumahan.

Di tahun 2006, akhirnya Sanawi memutuskan untuk kembali ke Kalimantan Selatan, tepatnya di kota Samarinda. Namun sayang, sesampainya di sana, Sanawi harus kembali pasrah menjadi seorang kuli bangunan. Setahun menjadi seorang kuli bangunan di Samarinda namun tak menghasilkan peningkatan apapun, membuat Sanawi mulai berfikir untuk mulai menggeluti sebuah usaha. Ia pun lantas memiliki sebuah ide peluang usaha untuk memulai berjualan es krim dengan modal yang didapat dari pinjaman temannya, yakni sebesar Rp 60.000.

Awal Mula Bisnis

Dengan kegigihannya, Sanawi berkeliling menjajakan es krim salah satu produsen terkenal dengan harga Rp1.000 per cone menggunakan sepeda. Dan hasilnya, ia bisa mendapatkan keuntungan sebesar Rp150.000 setiap harinya.

Dari hasil keuntungannya tersebut, ia menabung sedikit demi sedikit untuk tujuan membeli motor. Dan pada akhirnya, ia pun memutuskan untuk melakukan peminjaman kepada bank demi membeli sebuah mobil bak sebagai kebutuhan usahanya.

Di sela-sela kesibukannya tersebut, Sanawi tak lupa untuk menuntut ilmu dengan belajar membaca dari anaknya, agar ia lebih dapat mengatur usaha yang dijalankannya. Sementara untuk ilmu berbisnis dan peluang usaha, Sanawi lebih suka untuk bertukar pikiran dengan sesama pengusaha es krim lain yang telah lebih dulu mendulang kesuksesan. Ilmu di lapangan baginya lebih berarti daripada hanya sekedar membaca teori di buku.

Bisnis es krim Sanawi semakin berkembang

Setelah beberapa waktu menggeluti usaha es krim ini, Sanawi lantas melihat ada potensi untuk membesarkannya. Ia lantas mengikutsertakan teman-teman sesama pekerja proyek untuk turut berjualan es krim. Sementara ia menjadi distributor bagi teman-temannya tersebut.  

Sejak saat itulah kehidupan Sanawi berubah menjadi seorang pengusaha yang sukses. Setelah tiga tahun menjalani peran sebagai seorang distributor es krim, maka di tahun 2010 ia telah berhasil memiliki sekitar 400 pengecer atau mitra usaha. Saat ini, ia telah berhasil mengumpulkan 700 mitra usaha serta 27 sub distributor di 5 kota besar antara lain Banjarmasin, Makassar, Manado, Batam hingga Jakarta.

“Mudah-mudahan di tahun-tahun berikutnya saya bisa menjangkau seluruh Indonesia,” ujar Sanawi.

Pengembangan sayap bisnis Sanawi

Sanawi memiliki prinsip bahwa tak boleh hanya dia saja yang berkembang, melainkan juga para mitra usahanya. Untuk itu, Sanawi kini disibukkan dengan pelatihan usaha es krim bagi para calon mitranya. Berkat pola pikir yang seperti itu, Sanawi kini telah berhasil mengembangkan sayap bisnisnya menuju usaha lain.

Sanawi berhasil membangun dua usaha minimarket, penyewaaan kontainer dan menciptakan produksi es krim sendiri di luar dari pendistribusian es krim salah satu produsen terkenal, yang berhasil membawanya kepada kesuksesan hingga saat ini.

Produksi es krim yang dilakukan di pabrik miliknya di daerah Kudus, Jawa Tengah mampu memproduksi sekitar 40.000 cone seharinya dan mampu menjual sedikitnya 9.000 ember es krim. Akhirnya, kini ia mampu menghasilkan omzet sebesar 1,5 per bulannya.

“Orang mau sukses itu ada empat kuncinya: URIP, yakni Usaha, Rukun, Iman, dan Percaya diri. Tetapi, kita juga tetap harus menerima masukan dari orang lain,” tutup Sanawi.  

 

Ingin mendulang kesuksesan seperti Sanawi dalam membangun sebuah peluang usaha? Bergabunglah bersama komunitas YellowPages, yang akan membantu dan mendukung usaha Anda menjadi lebih besar dengan berbagai fasilitas serta kemudahan yang ditawarkan. Segera kunjungi YellowPages dan temukan solusi dan kunci sukses usaha Anda.

Artikel Terkait

  • Tidak ada data

copyrights © 2018 MDMedia.   All rights reserved.