Tips dan Artikel

Kenapa Hidup Hemat dan Sederhana Jauhkan Kamu dari Kebangkrutan?

2018 June 14 14:30

Tak semua orang paham bagaimana mengelola keuangan pribadinya. Tak banyak pula orang yang tahu bagaimana menjadi kaya dan mempertahankan kekayaannya. Orang-orang bisa saja terus merana sepanjang hidupnya. Bukan karena gaji mereka kecil, tapi mereka tidak bisa mengelola keuangannya sehingga berapa pun pendapatannya per bulan tak akan menambah kekayaannya. 

Tapi, kamu yang ingin keuangannya sehat tidak usah khawatir. Kamu tak akan mati selagi masih tak punya uang. Karena, ada dua cara sederhana yang sangat ampuh membebaskanmu dari kebangkrutan dan juga kemelaratan. 

Selalu hidup sederhana. Kata ‘sederhana’ memang sangat subjektif. Mungkin, buat mereka yangkaya raya makan di sebuah restoran adalah  kehidupan yang sederhana. Tapi, buatmu, makan di restoran tersebut merupakan gaya hidup yang sangat mewah. Karena itu, kamu harus menemukan satu kunci yang bisa dipegang seumur hidup; selalu hidup kurang dari seluruh jumlah pendapatanmu per bulan. 

Kalau pendapatanmu hanya Rp 3 juta perbulan, usahakan kamu hidup tak lebih dari Rp 2 juta saja. Sisanya, harus kamu tabung dan digunakan untuk hal-hal yang bermanfaat seperti untuk pengembangan diri. 

Tetaplah ‘bermain’ dengan sederhana. Kalau kamu ingin berinvestasi dan belajar tentang pasar dan lainnya, mungkin salah satu cara termudah adalah ikut seminar sambil belajar lewat buku manual cara berinvestasi. Semakin kamu memperdalam ilmu ini, semakin rumit rasanya pasar saham serta cara-cara dan peraturan yang berlaku. 

Kamu harus ingat, belajar teori memang penting, tapi lebih penting lagi mengetahui di mana posisimu berdiri sekarang. Kalau uang yang kamu miliki belum cukup untuk ‘dipertaruhkan’ pada produk investasi yang berisiko besar dan membutuhkan uang banyak, jangan paksakan. Bermain aman untuk sekarang mungkin menjadi pilihan paling tepat buatmu. 

Kenapa orang takut berhemat dan hidup sederhana?

Kamu pasti tahu, berhemat dan hidup sederhana adalah kunci membangun kekayaan. Banyak orang yang kesuksesannya terbukti dari kisah di masa lalu. Dulu, ternyata mereka menjalani hidup yang sangat sederhana dan juga melakukan penghematan. Kebiasaan dan gaya hidup ini mereka bawa hingga kini, meski sudah sukses dan punya harta tak terhitung. 

Jika mereka bisa, kenapa sebagian orang lainnya tak bisa berhasil untuk hidup hemat? The Simpe Dollar menulis, ada tiga alasan yang bisa menjelaskan, kenapa banyak orang cenderung ‘takut’ untuk hidup sederhana. Berikut ini pembahasan selengkapnya. 

1. Punya hobi dan gaya hidup yang ‘wajib’ terpenuhi
Mungkin kamu sadar kalai berhemat adalah satu-satunya cara untuk ‘menyelamatkan’ kesehatan keuanganmu di masa depan. Tapi masalahnya, kamu punya hobi dan gaya hidup mewah yang tak pernah bisa kamu lepaskan. 

2. Karena berhemat melelahkan
Kamu merasa melakukan penghematan merupakan suatu beban. Kamu merasa ‘dipaksa’ dan sengsara ketika harus menyisihkan sebagian pendapatanmu untuk ditabung. Lebih parahnya lagi, sebagian orang justru merasa, setelah menabungkan sebagian uangnya, justru membuat mereka ‘miskin.’ Karena, mereka tidak sadar sebagian uang yang telah ditabungkan tadi buat masa depan. Mereka merasa sebagian uang mereka hilang begitu saja. 

3. Kamu tidak benar-benar berhemat
Mungkin, di pikiranmu sudah menabung banyak uang. Kamu juga sudah berusaha untuk hidup sederhana. Tapi, sayang, pada kenyataannya kamu masih saja boros. Misalnya, kamu memilih untuk jalan kaki dari stasiun ke kantor demi berhemat. Tapi, karena jalan kaki kamu menjadi sangat lapar dan justru bikin kamu jajan di restoran dekat kantor. Nah, restoran itu menyuguhkan makanan yang harganya lebih mahal, kalau dibandingkan dengan ongkos naik ojeg dari stasiun ke kantor. (inf)

(***) 

Artikel Terkait

  • Tidak ada data

copyrights © 2018 MDMedia.   All rights reserved.