Tips dan Artikel

Kisah Inspiratif Menjadi Selebgram dan Youtuber ala Ria Ricis

2018 April 30 15:00

Mengumpulkan ribuan followers dalam waktu singkat, tentu bukan hal yang sulit bagi seorang Ria Ricis. Unggahan konten-konten lucu, membuat Ricis berhasil menjadi selebgram beken.

Hijaber dengan jutaan pengikut di Instagram dan Youtube ini tak pelit berbagi tips untuk menjadi seorang selebgram. Menurutnya, hal yang paling penting untuk diperhatikan adalah konten yang akan di bagikan di media sosial.

Perempuan kelahiran Batam, 1 Juli 1995 ini memiliki sifat yang berbeda dengan kakaknya. Ia lucu dan sering bersikap konyol, berbeda dengan Oki Setiana Dewi yang lebih pendiam. Di Awal memposting video-video lucunya lewat Instagram, ia berhasil meraih kepopuleran murni dari kontennya. Karena saat itu memang tidak banyak yang tahu jika Ria Ricis dengan segala kelucuannya merupakan adik dari Oki Setiana Dewi.

Ricis sendiri juga menerima endorse, banyak banget konten-konten lucu buatannya yang ternyata memang merupakan iklan dari sebuah produk. Dalam waktu satu bulan, ia bahkan bisa menerima 50 endorse lewat socmednya itu.

Di awal membuat konten Youtube, Ria Ricis memang masih fokus pada konten-kontennya yang lucu. Namun belakangan, ia semakin banyak memposting soal squishy. Postingannya yang mengusung konten squishy itu berhasil menembus angka jutaan.

Meski begitu, Ricis tetap mengunggah vlog maupun video challenge di akun Youtubenya tersebut. Sebagai pecinta Squishy, Ricis memang memiliki banyak koleksi. Ia juga kerap mengajak viewernya untuk unboxing, dan bahkan nggak jarang bikin giveaway squishy loh. Anak-anak sampai remaja, dan bahkan orang dewasa memang banyak yang memiliki ketertarikan pada squishy. Karena itu lah konten Ria Ricis ini laris manis.

Diakui gadis berumur 21 tahun ini, banyak suka dan duka selama menjalani kehidupan sebagai influencer. Tapi, ia mampu melewatinya dengan selalu berpikiran positif.

” Jadi selebgram asal berpikiran positif insyaallah semua jadi positif. Dukanya kalau klien endorse komplain. Kadang jam posting ternyata kurang dari yang sudah disepakati. Selain itu, aku juga takut kalau video aku nggak pecah dan nggak booming. Bawaannya pingin dihapus saja karena berpengaruh juga ke hal lainnya,” imbuh Ricis.

Selain itu, Ricis juga berpesan agar menjaga komitmen dengan para klien yang menggunakan jasa endorsement. Sehingga nantinya tidak banyak mendapat keluhan dari para pemilik online shop yang mengajak kerjasama. (inf)

(***)

Artikel Terkait

  • Tidak ada data

copyrights © 2018 MDMedia.   All rights reserved.